MediasaranaKaltim.id, Samarinda – Satu unit rumah toko (ruko) yang difungsikan sebagai Warung Makan Bojonegoro di Jalan Flores, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Kalimantan Timur, terbakar pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.03 Wita.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji saat aktivitas memasak berlangsung di dapur warung. Api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan.

Pemilik warung, Suwarso, mengatakan dirinya sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api terus membesar sehingga tidak dapat dikendalikan.
“Waktu itu saya sedang memasak. Diduga ada kebocoran pada selang gas. Kami sempat menggunakan APAR, tetapi api terus membesar,” ujarnya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.03 Wita dan langsung mengerahkan personel serta armada ke lokasi.

Saat petugas tiba, api telah membakar sebagian besar bangunan. Tim pemadam kemudian memusatkan upaya pada pengendalian api agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada di kawasan tersebut.
“Dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas elpiji saat pemasangan regulator. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata Akhmad.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmat Kota Samarinda mengerahkan tiga unit armada dari Posko 1 dan satu unit armada dari Posko 2, dibantu relawan pemadam kebakaran.
Kebakaran mengakibatkan satu unit ruko mengalami kerusakan berat. Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Hingga Rabu siang, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian material, sementara penyebab pasti kebakaran menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.(AAY)





