MediasaranaKaltim.id, Samarinda — Suasana dini hari di Jalan Gerilya Dalam, Gang 3, RT 31, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, mendadak berubah mencekam setelah kebakaran melanda kawasan permukiman, Senin (24/8/2026).
Api dilaporkan berkobar sekitar pukul 01.45 Wita dan baru dapat ditangani sekitar satu jam kemudian.
Dua rumah tunggal terbakar dalam kejadian tersebut. Berdasarkan data sementara Info Taruna Samarinda (ITS-TRC), tiga kepala keluarga yang terdiri dari 11 jiwa terdampak akibat kebakaran. Satu bangunan lainnya juga dilaporkan ikut terdampak.
Salah seorang pemilik rumah mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan dan punggung. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Api Diduga Berasal dari Lantai Rumah
Informasi sementara di lokasi menyebutkan api diduga berasal dari lantai salah satu rumah. Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api dan penyebab kebakaran.
Puluhan Unit Dikerahkan
Upaya pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, relawan, tenaga medis, aparat keamanan, hingga sejumlah instansi terkait.
Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda serta pihak swasta dikerahkan ke lokasi.

Relawan juga mengoperasikan 32 mesin pompa portabel untuk membantu proses pemadaman.
Penanganan di lokasi turut melibatkan Command Centre 112, Satreskrim Polresta Samarinda, PMI Samarinda, Polsek Sungai Pinang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satlantas Polresta Samarinda, BPBD Kota Samarinda, PLN Samarinda, hingga unsur relawan dan organisasi lainnya.
Proses pemadaman tidak sepenuhnya berjalan mudah. Petugas menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air serta banyaknya warga yang berkumpul di sekitar lokasi.
Setelah petugas gabungan melakukan penanganan, api berhasil dikendalikan. Polisi masih mendalami penyebab kebakaran.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman yang padat.
Tidak ada korban jiwa, tetapi dua rumah terbakar dan 11 warga terdampak dalam kejadian tersebut.(AAY)





