MediasaranaKaltim.id, Samarinda — Sebanyak 22 mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia terpilih mendapatkan apresiasi berupa perjalanan ibadah umrah melalui program Sahabat NutriSari Ideal.
Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Tukar Sachet yang digelar NutriSari untuk memberikan apresiasi kepada mitra sekaligus mendorong keterlibatan dalam pengumpulan kemasan produk setelah dikonsumsi.
Brand Manager NutriSari Joshua Suhendro mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada mitra yang dinilai memiliki kontribusi dalam pengembangan penjualan serta konsisten mengikuti program pengumpulan kemasan.
“Lebih dari sekadar program apresiasi, Sahabat NutriSari Ideal merupakan bentuk komitmen kami untuk bertumbuh bersama para mitra UMKM yang selama ini menjadi ujung tombak distribusi NutriSari di berbagai daerah,” kata Joshua.
Menurut dia, pemilihan penerima penghargaan tidak hanya didasarkan pada aktivitas penjualan.
NutriSari menggunakan sejumlah indikator, antara lain jumlah sachet yang berhasil dikumpulkan, keberagaman produk yang tersedia di toko, penataan produk, dukungan terhadap produk Nutrifood lainnya, serta konsistensi dan kerja sama mitra.
Penilaian tersebut, kata Joshua, menjadi bagian dari upaya membangun pola kemitraan yang berlangsung dalam jangka panjang.
Libatkan 13.000 Operator
Selain memberikan penghargaan kepada mitra, program Tukar Sachet juga menjadi salah satu upaya NutriSari mengajak mitra berpartisipasi dalam pengelolaan kemasan pascakonsumsi.
Hingga pelaksanaan program tersebut, lebih dari 13.000 operator tercatat ikut berpartisipasi.
Kemasan sachet yang dikumpulkan kemudian masuk dalam proses pengelolaan melalui kolaborasi dengan sejumlah bank sampah.
Joshua menyebut hampir 80 persen sachet yang terkumpul berhasil didaur ulang.
“Melalui program Tukar Sachet, kami ingin menghadirkan dampak yang lebih luas. Program ini menjadi langkah nyata NutriSari dalam mendukung pengelolaan kemasan pascakonsumsi agar tidak langsung berakhir menjadi limbah,” ujarnya.
Ia mengatakan, keterlibatan mitra dalam program tersebut diharapkan dapat mendorong kebiasaan memilah dan mengelola sampah kemasan dengan lebih bertanggung jawab.
Kembangkan Pilihan Produk
Di sisi lain, NutriSari menyatakan terus mengembangkan pilihan produk untuk menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Saat ini, terdapat lebih dari 45 varian rasa yang ditawarkan.
NutriSari juga menyebut kandungan gula pada produknya kurang dari satu sendok makan per sajian. Informasi tersebut menjadi bagian dari komunikasi perusahaan mengenai komposisi produknya kepada konsumen.
Adapun Kementerian Kesehatan merekomendasikan pembatasan konsumsi gula maksimal 50 gram atau setara sekitar empat sendok makan per orang per hari.
Melalui program kemitraan dan pengelolaan kemasan tersebut, NutriSari berharap hubungan dengan pelaku UMKM tidak hanya berorientasi pada aktivitas penjualan, tetapi juga mencakup keterlibatan dalam upaya pengelolaan lingkungan.
Program Sahabat NutriSari Ideal dan Tukar Sachet selanjutnya menjadi bagian dari pendekatan perusahaan dalam menggabungkan pengembangan kemitraan dengan pengelolaan kemasan pascakonsumsi.(AAY)





