MediasaranaKaltim.id, Samarinda – SMP Plus Berbasis Pesantren Salsabila Samarinda mulai menerima santri baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren Salsabila, Jalan Suryanata, Komplek Graha Indah, Samarinda, menjadi awal proses pembelajaran sekaligus pembinaan karakter bagi para peserta didik.
Kepala SMP Plus Berbasis Pesantren Salsabila Samarinda, Muhammad Rifai Lubis, mengatakan, penerimaan santri baru tidak hanya menjadi agenda awal tahun ajaran, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan kehidupan pesantren kepada para peserta didik.
“Para santri akan mulai beradaptasi dengan lingkungan pondok, mengikuti proses pembelajaran, serta menjalani pembinaan karakter dan spiritual sebagai bagian dari pendidikan di pesantren,” kata Rifai.
Menurut dia, pendidikan di SMP Plus Berbasis Pesantren Salsabila dirancang dengan memadukan pembelajaran akademik dan pembentukan akhlak.
Karena itu, proses pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keislaman dan kedisiplinan.
Ia menambahkan, sekolah didukung tenaga pendidik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran para pengajar tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar santri sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.
Rifai menilai keberhasilan pendidikan memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk orang tua.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara keluarga dan pihak pesantren menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan santri selama menempuh pendidikan.
“Kami berharap orang tua dapat terus bersinergi dengan pihak pesantren agar proses pembinaan berjalan optimal. Dukungan keluarga memiliki peran besar dalam membentuk pribadi santri yang berakhlak, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan pendidikan berbasis pesantren, SMP Plus Berbasis Pesantren Salsabila Samarinda berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat serta siap menghadapi perkembangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.(AAY)





