Di Landa Hujan Tidak Menyurutkan Antusiasme Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Kala Fest 2026 di Samarinda

MediasaranaKaltim, SAMARINDA, — Hujan yang mengguyur Kota Samarinda sejak sore tidak mengurangi antusiasme masyarakat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangkaian Kala Fest 2026 di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Sabtu (9/5/2026) malam.
Ribuan jamaah tampak memadati kawasan Islamic Center untuk mengikuti ceramah agama yang menghadirkan Ustaz Maulana.

Meski cuaca kurang bersahabat, masyarakat tetap bertahan mengikuti kegiatan hingga acara selesai.

Suasana tabligh Akbar – Islamic Center Samarinda

Tabligh Akbar tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kala Fest 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Timur bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Timur sebagai upaya memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Samarinda yang diwakili Ketua Umum MUI Kalimantan Timur KH Muhammad Rasyid mengatakan, ajaran Islam tidak hanya mengatur persoalan ibadah ritual, tetapi juga mencakup aspek kehidupan sosial dan ekonomi.

Menurut dia, konsep ekonomi dan keuangan syariah merupakan bagian dari ajaran Islam yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Islam memiliki sifat kamil atau sempurna.

Karena itu, persoalan ekonomi dan keuangan juga menjadi bagian dari ajaran Islam,” ujar Rasyid.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan Kala Fest yang kembali menghadirkan kegiatan edukasi ekonomi syariah di kawasan Islamic Center Samarinda. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai zakat, wakaf, dan ekonomi syariah.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur Setia Dody mengatakan, Tabligh Akbar menjadi salah satu upaya memperkuat literasi ekonomi syariah melalui pendekatan dakwah dan edukasi kepada masyarakat.

Ia menilai instrumen keuangan sosial syariah seperti wakaf dan zakat produktif memiliki peran penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk menebarkan kebermanfaatan melalui wakaf dan zakat produktif,” kata Dody.

Selain Tabligh Akbar, Kala Fest 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan lain, seperti Sharia Expo, seminar ekonomi syariah, gerakan pangan murah, dan pameran produk halal UMKM binaan.

Perhatian jamaah pada malam itu tertuju pada ceramah Ustaz Maulana yang berlangsung lebih dari satu jam.

Dengan gaya ceramah yang santai dan interaktif, ia menyampaikan pesan mengenai pentingnya sedekah, wakaf, serta penerapan ekonomi syariah dalam kehidupan modern.

Suasana hangat beberapa kali tercipta di dalam masjid ketika jamaah merespons candaan yang disampaikan Ustaz Maulana di sela materi ceramahnya.

Meski hujan masih turun hingga kegiatan berlangsung, jamaah tetap bertahan mengikuti rangkaian acara sampai selesai.(AAY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *