Rumah di Loa Bakung Hangus Terbakar, Tiga Anak Sempat Berada di Dalam Rumah

MediasaranKaltim.id, Samarinda — Musibah kebakaran kembali melanda kawasan permukiman warga di Kota Samarinda. Satu unit rumah di Perumahan Korpri Blok CJ, Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, dilalap si jago merah pada Rabu (20/5/2026).

Peristiwa itu sontak mengundang kepanikan warga sekitar. Kobaran api yang muncul dari bagian rumah dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar bangunan.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran guna mencegah api merembet ke rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut.

Tak lama berselang, sejumlah unit pemadam kebakaran bersama relawan gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api selama kurang lebih 40 menit hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh alat pengisi daya telepon genggam yang masih terhubung ke aliran listrik.

Saat kejadian, tiga anak korban diketahui masih berada di dalam rumah dan tengah bermain.
Pemilik rumah, Roby Setiawan, menuturkan bahwa saat kejadian dirinya tengah bekerja sebagai marbot masjid usai mengantar anak sekolah. Sementara sang istri sedang mengantre gas di kawasan Sungai Kunjang.

“Setelah selesai kerja, tiba-tiba istri saya teriak kalau rumah kebakaran. Saya langsung pulang untuk memastikan kondisi rumah, ternyata memang benar sudah terbakar. Waktu itu tiga anak saya masih berada di dalam rumah. Saya juga tidak tahu bagaimana mereka bisa keluar saat api mulai muncul,” ujarnya.

Ia menduga sumber api berasal dari colokan listrik yang berada di dekat tilam atau kasur di dalam rumah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Namun, kebakaran itu menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah setelah bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga milik korban hangus terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan elektronik, khususnya memastikan perangkat pengisi daya dicabut setelah digunakan guna mencegah korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran.(AAY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *