MediasaranaKaltim.id, Samarinda — Industri pernikahan di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan positif.
Hal itu terlihat dari hadirnya Wedding Festival Week 2026 yang mempertemukan lebih dari 100 vendor pernikahan dalam satu ajang pameran di Atrium BIG Mall Samarinda, 29 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Mengusung tema “Enchanted Dramatical Garden”, pameran yang digelar oleh PT ADW Bersaudara Group tersebut menghadirkan beragam layanan dan inspirasi bagi masyarakat yang tengah mempersiapkan hari bahagia, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kreatif di sektor wedding Kalimantan Timur.
Tidak hanya menjadi tempat mencari kebutuhan pernikahan, Wedding Festival Week 2026 juga menjadi wadah bertemunya calon pengantin, keluarga, pelaku usaha, hingga komunitas untuk membangun jejaring dan memperkuat ekosistem industri pernikahan di daerah.
Selama lima hari pelaksanaan, kegiatan ini menghadirkan sekitar 50 stan pameran dengan lebih dari 15 kategori layanan.
Mulai dari wedding organizer, dekorasi, venue pernikahan, katering, fotografi dan videografi, busana pengantin, makeup artist, hiburan, perhiasan, aksesori pernikahan, undangan digital, hingga paket perjalanan bulan madu.
Direktur Utama PT ADW Bersaudara Group, Deddy Iskandar, mengatakan Wedding Festival Week 2026 merupakan langkah nyata untuk memperkuat industri kreatif, khususnya sektor wedding yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Wedding Festival Week merupakan kegiatan yang mempertemukan calon pengantin, keluarga, dan masyarakat dengan berbagai penyedia jasa pernikahan. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat ekosistem industri wedding di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Menurut Deddy, kehadiran lebih dari 100 vendor dalam satu lokasi memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai pilihan layanan pernikahan sesuai konsep, kebutuhan, dan kemampuan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengapresiasi penyelenggaraan Wedding Festival Week 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang mampu mempertemukan berbagai subsektor ekonomi kreatif dalam satu ruang.
Ia menilai industri wedding memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak sektor, mulai dari jasa kreatif, kuliner, fesyen, dokumentasi, hingga pariwisata.
“Ini kesempatan yang bagus bagi para pelaku industri wedding untuk saling bertemu, bersilaturahmi, dan membangun sebuah ekosistem. Mudah-mudahan dapat menjadi jalinan kerja sama yang semakin memperkuat industri kreatif wedding di Kalimantan Timur,” kata Muhammad Faisal.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan tidak hanya berlangsung di Samarinda, tetapi juga menjangkau berbagai daerah lain di Kalimantan Timur.
Menurut Muhammad Faisal, peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan menjadi kunci dalam menghadapi perkembangan industri wedding yang semakin kompetitif.
“Industri wedding membutuhkan tata kelola yang profesional. Diperlukan wadah yang mampu memperkuat kebersamaan pelaku usaha, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, menyusun standar layanan, serta mengedepankan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga diberikan oleh Bankaltimtara sebagai official partner perbankan.
Perwakilan Bankaltimtara, Darayani Anisa Nurmalina, menyampaikan bahwa pihaknya menghadirkan kemudahan transaksi digital melalui layanan QRIS yang dapat digunakan oleh pengunjung maupun vendor selama acara berlangsung.
Menurutnya, penerapan transaksi digital menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan bisnis, termasuk industri wedding yang terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Digitalisasi pembayaran memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi,” ujarnya.
Selain menghadirkan berbagai inspirasi pernikahan, Wedding Festival Week 2026 juga menawarkan sejumlah program menarik bagi pengunjung.
Calon pengantin yang melakukan transaksi selama pameran berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, mulai dari voucher menginap hingga paket honeymoon dua malam di Suite Room Pratasaba Resort Maratua.
Dengan melibatkan lebih dari 100 vendor dari berbagai kategori, Wedding Festival Week 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran pernikahan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.
Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh vendor, sponsor, asosiasi, komunitas, media partner, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Melalui ajang ini, industri wedding Kalimantan Timur diharapkan semakin berkembang, profesional, dan mampu menghadirkan inovasi baru dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan momen pernikahan yang berkesan.(AAY)





